Minggu, 09 Januari 2011

Kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia, jika diukur dengan indeks pembangunan manusia, menempati ranking yang sangat rendah, yakni urutan 112 dari 172 negara di dunia.
"Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menangani program pembangunan (UNDP) melakukan penilaian tersebut pada tahun 2002," kata Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Pusat Drs Imam Haryadi, MSc di Denpasar, Selasa.
Ketika membuka pertemuan regional program jaringan pengaman sosial (JPS) bidang KB bagi pejabat BKKBN Kabupaten/Kota sepropinsi Bali dan NTB, ia mengatakan, rendahnya indeks pembangunan manusia antara lain disebabkan tingginya angka kematian bayi.
Angka kematian bayi kini mencapai 47 per seribu kelahiran hidup dan angka kematian ibu melahirkan mencapai 340 per 100.000 kelahiran hidup. Kedua angka kematian tersebut masih tertinggi di kawasan ASEAN.
Imam Haryadi menambahkan, sekitar 35 persen penduduk usia sepuluh tahun ke atas tidak atau belum menamatkan sekolah dasar dan hanya 19 persen yang dapat menyelesaikan pendidikan SLTA.
Dari mereka yang menamatkan SLTA tersebut hanya 1,7 persen yang berhasil menyelesaikan pendidikan setingkat Universitas, ujar Imam Haryadi.
Meskipun angka pertumbuhan penduduk turun, namun karena penduduk Indonesia besar, maka pertambahan setiap tahunnya masih cukup besar. Kondisi penduduk Indonesia saat ini cukup memprihatinkan, karena jumlah yang besar dengan kualitas yang rendah.
"Kondisi semacam itu jelas akan mempengaruhi segala segi pembangunan dan kehidupan masyarakat," ujar Imam Haryadi seraya menambahkan, situasi dan kondisi penduduk Indonesia yang demikian itu merupakan suatu fenomena yang memerlukan perhatian dan penanganan secara lebih serius.

Jumat, 07 Januari 2011

Motivasi

Motivasi adalah sebuah dorongan untuk merubah diri ke arah yang lain, yang bisa ke arah lebih baik ataupun sebaliknya. Menurut wikipedia, motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya. Menurut syarifhidayat21Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku manusia. Motivasi ini merupakan suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan sesuatu yang kita inginkan.

Pentingnya Motivasi, 
Seseorang yang mempunyai motivasi yang tinggi maka dia akan berusaha melakukan yang terbaik, memiliki kepercayaan terhadap kemampuan untuk bekerja mandiri dan bersikap
optimis, memiliki ketidakpuasan terhadap prestasi yang telah diperoleh serta mempunyai tanggung jawab yang besar atas perbuatan yang dilakukan sehingga seseorang yang mempunyai motivasi berprestasi yang tinggi pada umumnya lebih berhasil dalam menjalankan tugas dibandingkan dengan mereka yang memiliki motif berprestasi yang rendah.
Seorang manajer juga harus mampu memotivasi. Kemampuan seorang manajer untuk memotivasi dan mempengaruhi, mengarahkan dan berkomunikasi sangatlah penting karena akan menentukan efektifitas manajer. Dan ini bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi tingkat prestasi seseorang. Manajer yang dapat melihat motivasi sebagai suatu sistem akan mampu meramalkan perilaku dari bawahannya.

Teori Motivasi, 
Teori-teori Motivasi dapat diklarifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu :

Manajemen Sumber Daya Manusia

Proses Penyusunan Personalia, sumber : http://irvkusuma.blogspot.com/2011/01/manajemen-sumber-daya-manusia-msdm.html
Proses penyusunan personalia (staffing process) dapat dipandang sebagai serangkaian kegiatan yang dilaksanakan terus menerus untuk menjaga pemenuhan kebutuhan personalia organisasi dengan orang-orang yang tepat dalam posisi-posisi tepat dan pada waktu yang tepat. Fungsi ini dilaksanakan dalam dua tipe lingkungan yang berbeda. Pertama, lingkungan eksternal yang meliputi seluruh faktor di luar organisasi yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhinya. Kedua lingkungan internal, yang terdiri dari unsur-unsur di dalam organisasi. Langkah-langkah proses ini mencakup :
1. Perencanaan.
Melakukan persiapan untuk melakukan perencanaan akan kebutuhan sumber daya manusia 
dengan menentukan berbagai jenis pekerjaan yang akan timbul. Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.

2. Rekrutmen dan Seleksi.
   a. Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, buruh, karyawan, manajer atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan SDM organisasi atau perusahaan.
   b. Seleksi adalah suatu proses untuk menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyaknya kandidat atau calon tenaga kerja yang ada.

3. Pelatihan, Pengembangan dan Penilaian Prestasi
    a. Pelatihan. Hal ini perlu dilakukan kepada tenaga kerja yang baru agar tenaga kerja yang baru tersebut mampu dan mengetahui apa tugas dan apa yang harus dia kerjakan di perusahaan tempat dia bekerja.
   b. Pengembangan. Tenaga kerja yang bekerja pada suatu organisasi harus menguasai apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.

4. Promosi, Pemindahan dan Pemisahan
   a. Promosi adalah sebuah jenis promosi yang dilakukan perusahaan jika seorang karyawannya bekerja dengan baik dan mematuhi peraturan-peraturan yang ada yang dibuat. Seorang karyawan yang bekerja dengan baik bisa dipromosikan untuk naik level ke jabatan yang lebih tinggi dari jabatan sebelumnya.
  b. Pemindahan dapat berupa pemindahan kebawah atau penurunan jabatan, ataupun kenaikan jabatan.
   c. Pemisahan, disebut juga pemberhentian, bahkan sering disebut downsizing, adalah perpindahan sementara atau tidak definitif seorang pegawai dari daftar gaji. Umumnya adalah untuk mengurangi kelebihan beban biaya tenaga kerja dan permasalahan keuangan perusahaan semakin serius.

Sumber dan Penawaran Personalia Kompensasi,

Ada dua sumber perolehan tenaga kerja yaitu sumber intern dan sumber ekstern, tapi manajer lebih menyukai perolehan dari sumber intern, karena dapat memotivasi karyawan yang sudah ada, tetapi juga manajer perlu mencari orang yang tepat dalam menduduki suatu posisi agar pekerjaan dapat berjalan secara efektif dan efesien dari luar organisasi
Ada tiga sumber penawaran intern, yaitu :
1. Penataran (Upgrading), yaitu dengan mendidik dan memberi latihan.
2. Pemindahan (Transfering), yaitu posisi yang kurang disenangi ke posisi lain yang lebih memuaskan kebutuhan.
3. Pengangkatan (Promoting), yaitu pengangkatan jabatan ke tingkat yang lebih tinggi lagi.
Sumber ekstern pengangkatan tenaga kerja dapat diperoleh antara lain ari lamaran pribadi yang masuk, organisasi karyawan, kantor penempatan tenaga kerja, sekolah-sekolah, para pesaing, imigrasi dan migrasi.